Archive for November, 2011
Makassar, datang dan lihatlah sendiri
Apa yang pertama kali terlintas ketika mendengar 2 kata, mahasiswa Makassar? Demo, anarkis, tawuran, mungkin itu yang akan terucap.
Saya tidak tahu dengan pasti sejak kapan pemberitaan tentang tawuran di Makassar (terutama mahasiswa) mulai sering menghiasi layar kaca dan media cetak. Yang saya ingat hanyalah setiap kali kericuhan terjadi di Makassar, setiap kali televisi menayangkan mahasiswa yang sepertinya begitu menikmati aksi lempar batu, hampir bisa dipastikan saya yang kala itu sedang menempuh pendidikan di kota Jogja harus menghadapi pertanyaan klasik dari orang – orang yang mengenalku. Saya bahkan masih ingat dengan jelas saat akan asistensi tugas akhir, dosen pembimbingku menghabiskan sebagian besar waktu untuk membahas tentang aksi anarkis mahasiswa Makassar yang begitu fenomenal.
“Kenapa mahasiswa Makassar seperti itu?”
“Memangnya dibiarkan kalau tawuran?”
“Orang Makassar seperti itu? Semuanya harus diselesaikan dengan adu otot?”
(lagi…)
Happy b’day AM
Sebuah sore awal desember 2010 di Benteng Somba Opu, saat itu saya bertemu dan berkenalan dengan beberapa orang. Ada kak Nanie, Tika, iQko, Herman dan kak Ntan. Hampir semuanya orang baru bagiku, kecuali kak Nanie. Ini pertemuan keduaku dengannya setelah sekitar tahun 2009 kami sempat bertemu disebuah warnet daerah perintis kemerdekaan. Pertemuan dengan 5 orang tersebut tanpa saya sadari ternyata itulah kopdar pertamaku dengan salah satu komunitas di Makassar.
Berawal dari situ kemudian berlanjut kopdar beberapa jam di Puntondo, dan beberapa minggu setelahnya Pak Ipul yang kebetulan teman kantor menanyakan alamat email, yang ternyata mau dimasukkan ke sebuah milis.
(lagi…)
Hatiku-Kamu
Beberapa tahun terakhir rasanya saya bergerak begitu cepat. Hingga disebuah waktu menyadari ada yang tertinggal. Hatiku.
Hatiku tertinggal begitu jauh. Haruskah saya kembali ke belakang untuk mengambilnya? Atau menunggunya yang sedang terseok – seok menghampiriku? Ntahlah.
Saya masih menginginkan hatiku, sebab didalamnya ada kamu.
Bersama, kita pasti bisa
Sebuah perjalanan yang masih sangat baru, tapi inilah yang Komunitas Pecinta Anak Jalanan Makassar lakukan selama hampir 2 tahun ini. Memang belum banyak yang bisa diberikan pada mereka pasukan bintang KPAJ, tapi kami yakin jika bersama kita pasti bisa memberikan pendidikan yang layak untuk mereka.
Terima kasih yang tidak terhingga untuk semua yang sudah meluangkan waktu (maupun materi) bersama KPAJ, menyenangkan bisa mengenal kalian
Karena berbagi tidak pernah rugi







Yang Koment